Tiga Sholat Sunnah yang Sangat Dianjurkan Bagi Umat Islam

Tiga Sholat Sunnah yang Sangat Dianjurkan Bagi Umat Islam
Picture by : #
19 Juni 2020 » Post by : Admin@Wibloog

Ketiga sholat sunnah ini sangat dianjurkan setelah sholat sholat sunnah yang dilakukan secara berjamaah dan sholat sunnah rawatib yang mengiringi sholat fardhu. Ada tiga sholat yang dianjurkan bagi umat Islam, yang dilakukan secara berjamaah maupun sendiri.

Hal yang mendasar  yang perlu diketahui tentang hukum sholat sunnah adalah bila dikerjakan mendapatkan pahala, jika di tinggalkan maka tidak berdosa, banyak diantara kita umat islam yang jarang sekali mengerjakan amal soleh seperti ibadah sunnah.

Kali ini penulis mengangkat judul tentang Tiga Sholat Sunnah yang Sangat Dianjurkan Bagi Umat Islam, yang penulis ambil dari beberapa sumber informasi tentang Fiqih Sunnah Imam Syafii.

Sholat Malam ( Qiyamul Lail)


Sholat malam dalam bahasa arabnya yaitu Qiyamul Lail, yang dikerjakan pada malam hari, setalah tidur kemudian bangun di 1/3 malam. Hadis Muslim (1163) dan lain lain meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia menyatakan bahwa Nabi Muhammad Rasullah SAW pernah ditanya tentang setelah sholat fardu.

'Sholat apakah yang lebih utama setelah sholat fardu?' kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasalam menjawab 'Sholat di tengah malam' sholat ini dimanakan Qiyamul Lail atau tahajud, karena dikerjakan setalah tidur. Kemudian Allah berfirman 

Artinya 

"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ketempat yang terpuji (QS. Al-Isra : 79)"

Secara bahasa tahajud yang artinya 'utrukul juhud', yakni tinggalkanlah tidur, bangun, sholat dan Bacalah Alquran.

Sholat Dhuha

Sholat sunnah selanjutnya adalah Dhuha, sholat ini di lakukan pada pagi hari, matahari naik sekitar 7 hasta dimana mulai terbitnya matahari (kisaran pukul 07:00 pagi) sampai dengan sebelum masuk waktu sholat dhuhur. Hadits Bukhari (1880) dan Muslim (721) meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia menyatakan "Kekasihku (Rasulullah SAW) mewasiatkan tiga perkara; puasa tiga hari setiap bulan, sholat dhuha dua rakaat, dan sholat witir sebelum aku tidur."

Bilangan rakaat sholat dhuha adalah dua rakaat, sebagaimana diungkapkan pada hadits diatas dan paling banyak delapan rakaat, seperti yang di uraikan dalam hadits riwayat Bukhari (350), Muslim (336) dan ini redaksi Muslim dari Ummu Hani RA, bahwasanya ketika peristiwa penaklukkan kota Makkah, ia menemui Rasullah SAW yang sedang berada di atas Makkah, Rasulullah saat itu hendak mandi, setelah itu beliau mengambil pakaian dan mengenakannya lalu mengerjakan sholat sunnah sebanyak delapan rakaat.

Sholat Tarawih


Sholat tarawih merupakan sholat qiyamul Ramadhan, kita tahu bahwa sholat sunnah ini banyak di gemari umat islam di dunia, jumlahnya 20 rakaat, dikerjakan setiap malam bulan ramdhan, dua rakaat - dua rakaat, waktunya yaitu antara sholat isya dan sholat subuh, dan dilaksanakan sebelum sholat witir.

Imam Bukhari (37), Muslim (759) dan lainnya, meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda.

 

" Barang siapa melaksanakan sholat (tarawih) pada bulan ramadhan karena iman dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa dosanya yang telah lalu di ampunkan"

Selanjutnya Imam Bukhari (802), Muslim (761) dan ini redaksi Muslim meriwayatkan dari Aisyah RA, ia menyatakan bawha suatu hari (dibulan ramadhan), Nab Muhammad SAW sholat (tarawih) dimesjid, maka orang orang berdatangan untuk bermakmum kepada Beliau, pada malam berikutnya orang orang yang berdatangan semakin banyak, dan pada malam ketiga atau keempat mereka berkumpul lagi menunggu Beliau namum Beliau tidak keluar mengimami mereka. Keesokan harinya, beliau bersabda :

 

"Aku telah melihat apa yang kalian lakukan (berkumpul dan menunggu aku untuk mengimami sholat), tidak ada yang mencegahku untuk keluar kepada kalian kecuali aku khawatir jika sholat itu diwajibkan atas kalian."

Imam Bukhari (1906) meriwayatkan dari Abdurrahman bin Abdul Qari, ia berkata, "Aku keluar bersama Umar bin Ktattab pada malam Ramadhan menuju masjid. Disana kami melihat orang orang sholat secara terpisah pisah. Ada yang sholat sendirian, ada yang sholat di belakangnya berkumpul bebrapa makmum (dan sebagainya).

Melihat hal itu Umar berkata, "Menurutku, seandainya saja aku mengumpulkan mereka semua untuk sholat bersama seorang berimam, niscaya akan lebih baik. Lalu beliau berupaya menghimpun mereka pada Ubay bin Ka'ab. Pada malam berikutnya, aku keluar bersama Beliau menuju masjid dan melihat orang orang telah sholat dibelakang satu imam saja, maka Umar berkata, "Ini adalah sebaik-baik bid'ah"

Orang orang yang tidur setelah sholat tarawih lebih baik dari orang orang yang melakukannya di akhir malam, dan orang orang mengerjakannya pada permulaan malam.

Imam Baihaki (2/996) dan lain lain meriwayatkan dengan sanad shahih bahwasanya para sahabat pada zaman Uman bin Khattab mengerjakan sholat tarawih sebanyak dua puluh rakaat.

Imam malik meriwayatkan dalam kitab Al-Muwatha (1/115) bahwasanya kaum muslimin pada masa Umar bin Khattab melaksanakan sholat tarawih sebanyak dua puluh tiga rakaat. Baihaki memaknai bahwa tiga rakaat terakhir adalah sholat witir.




Artikel Terkait
5 Fasilitas Kursus Bahasa Jerman yang Harus Kamu Dapatkan
Sekolah SD, SMP, SMA Muhammadiyah Tanjung Sari Medan
Apakah Kuliah Jurusan Ilmu Komputer Masih Banyak Diminati
SITI HAJAR Tempat Sekolah Islamic Full Day di Medan
Bacaan Doa Sholat Tarawih 11 Rakaat
Apa Itu KRS, SKS, KHS dan Transkrip Nilai
Doa-Doa Pilihan Sehari Hari
Makna dan Arti dari Lambang Garuda Pancasila
Hukum Menyembelih Hewan Kurban (Udhhiyah) dan Aqiqah
Panduan Bacaan Sholat

Ada 0 Komentar di "Tiga Sholat Sunnah yang Sangat Dianjurkan Bagi Umat Islam"


Tinggalkan Komentar Disini