Perbedaan Antara Sepeda Single Speed dengan Doltrap

Perbedaan Antara Sepeda Single Speed dengan Doltrap
Picture by : #
09 Mei 2020 » Post by : Admin@Wibloog

Halo sobat goweser bagaimana kabarnya, mudah mudah masih stay gowes dijalanan demi menjaga kesehatan dan salah satu hobi pembaca, kali ini penulis akan memberikan informasi tentang perbedaan antara sepeda single speed dengan sepeda doltrap, sepeda yang banyak beredar di pasaran kebanyakan sepeda yang memiliki sistem Rear dan Front Derailleur Shifter, dimana pengunanya dapat melakukan perubahan perpindahan gear dengan mudah.

Layaknya sepeda motor manual yang memiliki rasio gear permindahan rasio gigi, konsep ini banyak diterapkan pada sepeda sepeda modern saat ini seperti jenis mtb, bmx, city bike, folding bike dan road bike.

Sepeda single speed banyak kita jumpai pada generasi tahun 80 sampai 90 an, sepeda ini sangat populer sekali dan sekarang juga masih banyak digunakan, seperti sepeda bmx, anak anak dan citybike. Contoh sepeda single speed yang masih eksis yaitu sepeda ontel walau ada sebagian mengguakan model single speed terpedo, sepeda ini dapat di katakan sebagai sepeda jadul alias sepeda antik, saat ini keberadaannya sangat jarang, jikalau ada kita jumpai sudah dalam bentuk komunitas sepeda ontel.

Mari kita ulas tentang perberdaan sepeda single speed dengan doltrap

 


Sepeda Single Speed

Sepeda single speed identik dengan model sepeda dengan model rasio tetap, kebanyakan menggunakan freewheel dibaca friwel, pembaca pasti sudah tau arti dari freewheel adalah "roda bebas" yang artinya dapat diputar bebas kebelakang tanpa load atau beban, bisa digambarkan seperti dibawah ini : 

Pembaca pasti pernah melihat komponen ini di sepeda, ini adalah salah satu freewheel yang dipasang di hub belakang, menggunakan drat seperti baut dan tidak menggunakan ring untuk pengunci, melainkan drat mati kekanan. Perlu diketahui bahwa untuk membuka drat freewheel gampang gampang susah, apalagi dratnya sudah berkarat dan mengunci. 

Sistem pengunci dari freewheel ada dua model yaitu drat dan sprocket, penggunaan jenis ini berbeda beda dan tergantung hub yang digunakan, berikut dibawah ini penampakan gambar freewheel jenis sprocket.

 

Freewheel memiliki ukuran mulai dari 12T, 14T, 16T, 18T, 20T, 22T dan 24T, semakin tinggi jumahnya semakin besar ukuranya, T =  Tooth (gigi), misal 14 T memiliki jumlah gigi ada 14, dapat digambarkan dibawah ini

 

Jadi jumlah giginya ada 14, jumlah gigi akan berpengaruh pada kecepatan sepeda, semakin kecil jumlah gigi yang di gunakan maka semakin berat kita menggayuh sepeda. Pemilihan ukuran biasanya menyesuaikan rute daerah kita tinggal, jika menggunakan ukuran ini maka rute daerah jalanya kebanyakan datar, tinggal menyesuaikan saja sesuai dengan keingin enaknya pakai ukuran yang mana.


Doltrap

Jenis ini mungkin dari sebagian pembaca ada yang belum mengenal jenis komponen yang ada pada sepeda, biasa terkenal dengan istilah fixed gear, yang paling banyak di gunakan disepeda fixie, walau juga ada yang menggunakan model freewheel dengan alasan keamanan bersepeda dan lain lain.

Perlu pembaca ketahui bahwa doltrap tidak sama dengan model terpedo, doltrap merupakan gear sepeda tetap yang dapat digayuh kedepan dan kebelakang, penampakannya seperti gambar dibawah ini.

Perbedaanya sangat jelas pada komponennya, karena gear jenis doltrap lebih tipis, dan ada tambahan ring pengunci agar tidak terbuka, karena model ini bisa digunakan menggayuh mundur, jika di gayuh mudur tanpa ada ring maka akan terbuka gearnya, jenis ukuran giginya sama seperti model freewheel.

Pengguna sepeda fixed gear jenis doltrap sangat jarang ditemui, karena komponen ini kebanyakan terpasang pada sepeda sepeda fixie maupun bmx, Kenapa sepeda sangat jarang menggunakan jenis ini? karena sistemnya tetap dan pada saat roda berputar maka kita harus mengikuti juga arah putaran roda saat menggayuh sepanjang jalan. Jika tidak terbiasa maka akan terasa sulit dan banyak menguras energi, apalagi sistem pengeremanya terletak pada gearnya, dengan teknik "SKID", dengan cara menahan dengan posisi datar, dengan posisi badan agak kedepan dengan bantuan foot strap.

Foot strap fungsinya untuk menahan putaran roda agar dapat di tahan, berikut dibawah ini penampakan gambar strap pada sepeda fixie

 

Demikian sobat goweser, perbedaan antara sepeda single speed dan fixied gear doltrap, Semoga bermanfaat


Artikel Terkait
Fakta Valentino Rossi Pensiun Balapan Bagaimana Nasib Motogp
Dani Pedrosa Comeback, Valentino Rossi Pensiun dari Motogp
5 Tips Bersepeda Bagi Pemula agar Tidak Kelelahan
Tips Aman Bersepeda di Malam Hari
Outlet Rodalink Kini Hadir di Tokopedia
Sepeda Wimcycle kini Ada di Outlet Rodalink
10 Perlengkapan Wajib yang Harus Anda Gunakan saat Bersepeda
Perbedaan Performa Hub Bearing dengan Hub Pelor pada Sepeda
Tips Bersepeda Lagi Setelah Lama Libur Panjang
Hati-Hati Saat Bersepeda di Jalan Raya, Ikuti Aturan Berlalu Lintas

Ada 0 Komentar di "Perbedaan Antara Sepeda Single Speed dengan Doltrap"


Tinggalkan Komentar Disini